News

terkaya

Titulo

PGLI, Perusahaan Konglomerat Batak Jaegopal Hutapea Bagikan Didiven 98 Persen dari Total Laba

ilustrasi
MILIARDER BATAK -- PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk ( kode emiten PGLI) akan membagikan dividen sebesar Rp 10 per lembar saham atau senilai total Rp 4,880 miliar.

Sekretaris Perusahaan PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk, Linda Sari dalam public expose, Senin (17/6/2019), mengatakan, dividen yang dibagikan tersebut mencapai sekitar 98,75% dari total laba bersih yang diperoleh perseroan pada tahun 2018 yang besarnya sekitar Rp 4,941 miliar.

Linda Sari mengatakan, adapun jadwal pembagian dividen tersebut akan diinformasikan perseroan lebih lanjut kepada investor.

Lebih lanjut dikatakan, perseroan memperoleh pendapatan konsolidasian pada tahun 2018 sekitar Rp 22,216 miliar atau turun jika dibandingkan perolehan tahun 2017 yang sebesar Rp 22,562 miliar.

Sekitar 34,27% dari pendapatan tersebut bersumber dari bisnis hotel, bisnis bakehouse memberikan kontribusi sebesar 17,78% dan restoran sebesar 47,95%.

"Pendapatan bersih dari segmen hotel menurun sekitar 7,25%. Sedangkan bisnis bakehouse meningkat 22,94% dan segmen restoran turun 4,38% jika dibandingkan dengan tahun 2017," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, laba kotor perseroan pada tahun 2018 tercatat sekitar Rp 9,510 miliar dan laba komprehensif tahun berjalan sebesar Rp 4,941 miliar.

Sedangkan total aset PGLI pada tahun 2018 tercatat sebesar Rp 84,366 miliar atau meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2017 yang sekitar Rp 80,931 miliar.

Sementara Presiden Komisaris PGLI Nelson Sihotang mengatakan, untuk tahun 2019 ini, pihaknya menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20% dari bisnis hotel dan restoran.

Presiden Direktur PGLI Nicholas Spassky Hutapea menjelaskan tentang rencana yang akan dilakukan perseroan pada tahun 2019 ini.

Adapun rencana kegiatan tersebut adalah merespons secara dinamis atas setiap perubahan kondisi pasar hotel dan restoran untuk memaksimalkan pendapatan usaha.

Kemudian melakukan kreasi menu-menu restoran yang berkesinambungan dan memberikan nilai tambah bagi konsumen, melanjutkan kegiatan pembangunan pembangkit listrik Sei Wampu 1 melalui anak perusahaan PT Aek Simonggo Energy, melanjutkan perencanaan proses pembangunan pembangkit listrik Sei Wampu 2 melalui anak perusahaan PT Sei Wampu Energi dan melanjutkan kegiatan penambangan batu bara melalui anak perusahaan PT Belida Karya Lestari. (sumber)
Powered by Blogger.