Perselisihan lama terkait yurisdiksi Bhasan Char akhirnya mencapai titik akhir. Kementerian Pertanahan Bangladesh secara resmi memutuskan bahwa enam mouza di pulau itu termasuk dalam wilayah Upazila Sandwip, Chattogram. Keputusan ini menegaskan klaim historis Sandwip atas pulau yang telah menjadi sorotan internasional.
Keputusan kementerian ini muncul setelah bertahun-tahun ketegangan antara penduduk Sandwip di Chattogram dan Hatiya di distrik Noakhali. Warga kedua wilayah sempat bersitegang mengenai siapa yang memiliki hak administratif atas Bhasan Char.
Pada 15 Januari 2026, cabang survei kementerian mengeluarkan surat resmi kepada pihak berwenang terkait. Surat tersebut menginstruksikan langkah-langkah yang diperlukan untuk menegakkan keputusan baru ini, memastikan tidak ada kebingungan administratif di lapangan.
Surat resmi itu sendiri ditandatangani pada 13 Januari oleh Ibrahim Miazi, sekretaris pembantu Kementerian Pertanahan. Menurutnya, keputusan tersebut didasarkan pada penelitian ilmiah yang teliti dan data koordinat yang akurat.
Sebuah tim teknis antar-distrik melakukan kunjungan lapangan ke Bhasan Char pada 19 November tahun lalu. Tim ini mengumpulkan data GPS yang presisi untuk memastikan batas wilayah sesuai dengan catatan historis.
Untuk menegaskan keakuratan, komite menggunakan metode geo-referencing. Data lintang dan bujur dari peta cadastral Sandwip ditumpangkan ke citra satelit Google modern. Hasilnya menunjukkan enam mouza di Bhasan Char sejajar secara geografis dengan Sandwip.
Perselisihan meningkat tajam pada 2017 ketika pemerintah saat itu mengeluarkan notifikasi resmi yang menempatkan Bhasan Char di bawah yurisdiksi Hatiya. Keputusan ini memicu protes luas dari warga Sandwip yang menuntut pengakuan historis wilayah mereka.
Setelah pemerintahan Awami League jatuh, cabang eksekutif mengambil langkah untuk menyelesaikan sengketa sesuai arahan pengadilan. Pendekatan ini menekankan pentingnya validasi ilmiah dan historis sebelum keputusan administratif diambil.
Sebuah komite teknis beranggotakan 18 orang dibentuk, terdiri dari pejabat pemerintah dan profesional dari distrik Chattogram dan Noakhali. Tim ini diminta untuk melakukan peninjauan menyeluruh terhadap dokumen sejarah dan peta cadastral.
Komite mencakup komisaris tambahan Divisi Chattogram, petugas penyelesaian zonal, serta komisaris deputi dari kedua distrik. Setiap upazila juga menyertakan tiga profesional untuk memastikan representasi lokal dalam pengambilan keputusan.
Komite meneliti dokumen sejarah, catatan cadastral survey (CS) dan revisional survey (RS), serta citra satelit terbaru. Analisis mendalam ini memastikan keputusan didasarkan pada fakta, bukan klaim politik semata.
Md Ziauddin, komisaris divisi Chattogram, mengonfirmasi bahwa laporan akhir komite diserahkan ke Kementerian Pertanahan pada minggu pertama Desember 2025. Pemerintah kemudian menindaklanjuti rekomendasi tersebut dengan langkah formal.
“Setelah meninjau laporan, kementerian memutuskan enam mouza di Bhasan Char adalah bagian dari Sandwip,” kata Ziauddin. Instruksi resmi dikeluarkan pada 15 Januari untuk implementasi keputusan ini di lapangan.
Ia menambahkan bahwa salinan surat resmi tersebut diterimanya pada hari Kamis, menandai tahap akhir proses administrasi yang panjang dan kompleks.
Bhasan Char terbentuk dari sedimen Himalaya yang dibawa arus ke Teluk Bengal. Pulau ini kini menjadi fokus perhatian global karena proyek pemindahan pengungsi Rohingya dari kamp padat di Cox’s Bazar.
Pemerintah Bangladesh membangun perumahan besar di pulau ini, yang mampu menampung ribuan pengungsi. Proyek ini dirancang untuk mengurangi kepadatan di kamp Cox’s Bazar dan menyediakan fasilitas lebih permanen.
Keputusan menegaskan klaim Sandwip atas enam mouza di pulau ini. Hal ini juga meredakan ketegangan sosial antara penduduk Sandwip dan Hatiya yang selama bertahun-tahun menuntut kejelasan administrasi.
Dengan status administratif yang jelas, pemerintah dapat melanjutkan pembangunan infrastruktur di Bhasan Char, termasuk perumahan, fasilitas pendidikan, dan layanan kesehatan bagi pengungsi.
Langkah ini diharapkan meningkatkan stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah pesisir Chattogram. Penduduk lokal juga bisa mendapatkan kepastian hukum terkait batas wilayah dan hak administratif.
Keputusan resmi ini mencerminkan pendekatan ilmiah dan profesionalisme dalam penyelesaian sengketa wilayah, mengutamakan fakta dan data geografis daripada klaim politik.
Bhasan Char kini resmi menjadi bagian dari Sandwip, membuka jalan bagi pembangunan berkelanjutan dan integrasi pengungsi Rohingya secara lebih aman dan teratur.

